date_default_timezone_set: Asia/Jakarta
date.timezone: UTC
ad4msan.com








Kontak » Admin
Konsultasi Via Grup Facebook
Home » Info » Ternyata Pikun Dapat Diketahui Melalui Kecepatan Berjalan!!

Ternyata Pikun Dapat Diketahui Melalui Kecepatan Berjalan!!

Kategori : Info

Ternyata Pikun Dapat Diketahui Melalui Kecepatan Berjalan!!
5 (100%) 2 votes

Pikun IlustrasiKemampuan otak untuk mengingat ternyata dapat dilihat dari kecepatan berjalan, atau ketrampilan tubuh lainnya. Pada orang-orang berusia 90 tahun misalnya, mereka yang mengalami kesulitan berjalan lebih mungkin terserang demensia. Sebuah studi dilakukan untuk tes kemampuan fisik, para peneliti melibatkan 629 orang berusia tua. Tes tersebut meliputi berjalan sejauh empat meter, berdiri dari tempat duduk, dan gerakan keseimbangan. Semakin buruk hasil dari tes fisik ini, semakin besar kemungkinan mereka untuk mengalami demensia, penurunan funfsional otak yang biasanya diawali dengan gejala pikun.

Sebagai contoh, mereka yang berjalan lebih lambat, lebih mungkin mengalami demensia, dibandingkan dengan mereka yang berjalan dengan lebih cepat. “Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kinerja fisik dikaitkan dengan kemungkinan peningkatan demensia. Kami melihatnya berdasarkan keseimbangan mereka saat berdiri, dan kemampuan atau kekuatan untuk mencengkeram sesuatu,” papar Dr Szofia Bullain, salah satu peneliti dari University of California, Irvine.

Berlari

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Neurology ini, sebelumnya juga telah meneliti adanya keterkaitan antara penurunan kemampuan fisik dan gangguan memori seseorang. Penurunan fungsi kognitif sendiri dikaitkan dengan adanya pembentukan plak di beberap adaerah otak. Plak ini kemudian menghancurkan neuron dan memicu kerusakan jaringan otak yang ditandai dengan kehilangan memori atau pikun, dan gangguan perilaku.

Daily Mail juga pernah menuliskan, jika penurunan memori ini juga bisa dihubungkan dengan kebiasaan makan yang buruk. Junk food misalnya, makanan ini secara instan dapat menaikkan tekanan daran dan kolesterol. Kondisi ini jelas akan mengganggu pasokan darah darah dan insulin ke otak. Sementara insulin dibutuhkan untuk memperkuat hubungan antara sel-sel otak, menjaga pembuluh darah agar tetap dapat memasok darah dan oksigen menuju otak, untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan mengingat.

Perhatian!! Dengan mengklik tombol download berarti anda setuju dengan Syarat dan Ketentuan


Artikel Menarik Lainnya:

Tempat Sampah Mewah Seharga 65 Juta Rupiah!! Layaknya membuat busana untuk para pesohor ternama dan terkenal, Lessja Verlingieri membuat tempat sampah dengan mengutamakan sisi artistik. Hasilnya,...
Penemuan Jam Swiss Di Makam 400 Tahun!! Sekelompok arkeolog dan dua orang jurnalis sedang membuat film dokumenter di sebuah lokasi kuburan di kota Shangsi, Cina. Namun di tempat itu mereka m...
Bahaya Lain Merokok!! Sudah sangat banyak informasi soal bahaya merokok. Tampaknya hal itu juga belum cukup untuk membuat para perokok berhenti atau setidaknya berusaha men...
Ternyata Wanita Lebih Pandai Berbohong Dibanding P... Pria kerap diidentikkan sebagai gender yang pandai berbohong. Para ahli menemukan, wanita sebenarnya lebih pandai merangkai kecurangan. Ini karena kau...

= Informasi Tambahan =

Mengatasi Internet Positif Kumpul Bagi? Baca disini!

Baca » Disini

Mengatasi Limit Download Google Drive? Tipsnya ada disini!

Baca » Disini