date_default_timezone_set: Asia/Jakarta
date.timezone: UTC
Main logo






Info
Donasi

klik iklan untuk perawatan server




Kontak admin » DISINI
Konsultasi Via Grup FB DISINI
Home » Fenomena » Sejarah Pembalut Wanita!!

Sejarah Pembalut Wanita!!

Kategori : Fenomena, News

Pembalut masa kiniSudah jamak bagi seorang wanita untuk mendapatkan haid setiap bulannya. ‘Penyakit’ bulanan ini mulai terjadi sejak wanita berusia sekitar 11 tahun. Setelah itu, seorang wanita akan mengalami siklus menstruasi selama 31 sampai 44 tahun sepanjang hidupnya. Sepanjang siklus menstruasi yang berlangsung antara 2 sampai 7 hari ini, setiap wanita memerlukan pembalut yang nyaman. Padahal, saat pertama kali ditemukan, yaitu pada abad ke-10, pembalut yang digunakan oleh suku Indian Inuit di Eskimo hanya berupa bantalan dari kulit kelinci. Sedangkan di Uganda, pembalutnya berupa potongan kulit pohon. Yang kemudian populer adalah penggunaan pembalut dari potongan-potongan kain bekas.

Pembalut lalu berevolusi hingga ditemukan pembalut sekali pakai. Ide awalnya berasal dari perawat yang memakai perban dari bubur kayu untuk menyerap darah menstruasi. Saat itu, pembalut jenis ini dianggap cukup murah untuk dibuang setelah dipakai dan bahan bakunya gampang didapat.

Pembalut
Beralih dari bubur kertas, pembalut lalu dibuat dari wol dan katun dengan bentuk persegi dan diberi lapisan penyerap. Pada ujung depan dan belakang dipasang pengait untuk dikaitkan ke sabuk khusus yang dipakai di bawah pakaian dalam. Desain model begini merepotkan karena sering selip ke depan atau belakang. Lalu timbul ide untuk memberi perekat pada bagian bawah pembalut untuk dilekatkan pada pakaian dalam. Pada pertengahan 1980-an pembalut bersabuk lenyap dari pasaran digantikan pembalut berperekat. Seperti yang ada saat ini.

Berbicara tentang pembalut tentu juga tidak boleh melupakan faktor kebersihan. Malas mengganti pembalut bisa berakibat keputihan atau penyakit kelamin seperti yang dituturkan oleh dr. Ryan Thamrin dalam acara talkshow ‘Shine with Charm’ di Kampus Perbanas, Setiabudi, Selasa, 4 Oktober 2011.

“Jangan pernah sepelekan kebersihan daerah intim saat menstruasi. Ada lima hal penyebab wanita kurang memperhatikan penggantian pembalut atau pantyliner. Malu, khawatir WC tidak bersih, malas, hemat, lupa. Padahal jika tidak diindahkan, dapat berisiko terkena infeksi, mulai dari keputihan hingga penyakit kelamin,”

ujar ginekolog dan seksolog ini.

Dokter muda ini juga menyarankan untuk memilih pembalut yang bisa menunjang kenyamanan beraktivitas.

“Pilihlah pembalut yang nyaman, terutama yang tidak menimbulkan kebocoran dan iritasi pada daerah kulit sekitar vagina. Tidak hanya itu, perhatikan durasi pemakaian dengan mengganti pembalut setiap 2-4 jam sekali,”

urainya lebih lanjut.

Perhatian!! Dengan mengklik tombol download berarti anda setuju dengan Syarat dan Ketentuan

Artikel Menarik Lainnya:

Awas Cacing Yang Hidup Pada Mata Manusia!! Cacing tambang, cacing perut, dan cacing cambuk merupakan deretan cacing yang paling jamak tinggal dalam tubuh manusia. ...
Nikel Pada Perhiasan Penyebab Alergi!! Perhiasan merupakan sesuatu yang indah dan berharga serta yang jadi favorit kaum hawa. Tapi apa jadinya bila kulit sanga...
Kadar Gula Tinggi Membuat Wajah Lebih Tua!! Apakah wajah sobat terlihat lebih tua dari usia teman sebaya? Mungkin sebaiknya sobat memeriksa kadar gula dalam darah. ...
Penemuan Ikan Hiu Albino Bermata Satu!! Di tengah maraknya trik photoshop dan penipuan online, orang selalu skeptis terhadap laporan tentang sesuatu yang aneh, ...

= Informasi Tambahan =

Mau Dapat Dolar Gratis Pakai Android??

Baca » Disini