date_default_timezone_set: Asia/Jakarta
date.timezone: UTC
Main logo






Donasi

donasi klik iklan/donate ads




Kontak admin » DISINI
Konsultasi Via Grup FB DISINI
Home » Fenomena » Proses Pembuatan Bayi Tabung!!

Proses Pembuatan Bayi Tabung!!

Kategori : Fenomena, News

Bayi tabungBayi tabung menjadi salah satu pilihan bagi pasangan yang sulit memiliki momongan. Menjadi solusi di tengah banyaknya pasangan yang telah mencoba teknik pembuahan alami selama belasan tahun, namun belum berhasil memiliki keturunan. Perkembangan teknologi untuk program bayi tabung di Indonesia bisa dikata pesat. Bahkan, tingkat keberhasilannya mampu menyamai keberhasilan program bayi tabung di luar negeri yakni 25-35 persen.

Menurut dr Andon Hestiantoro SpOG, Reproductive Endoctrinology and Infertility Consultant Rumah Sakit Ciptomangunkusumo, usia maksimal wanita yang bisa melakukan program bayi tabung adalah 35 tahun. Namun, ini bukan aturan kaku karena semua tergantung kondisi sel telurnya. Proses program bayi tabung tidak singkat. Pasangan harus menunggu kurang lebih 10 bulan hingga dapat dipastikan keberhasilannya.

Bagan bayi tabung
Berikut beberapa tahapan dalam proses bayi tabung:

1. Seleksi pasien. Pada proses ini, tingkat kesuburan Anda dan suami akan dilihat. Anda pun harus menjalani pemeriksaan untuk memastikan kondisi rahim sehat, bebas dari mioma atau kanker, dan tidak mengidap penyakit menular.

2. Merangsang indung telur. Dalam ovulasi alami dibutuhkan hanya satu sel telur. Dalam proses bayi tabung dibutuhkan banyak sel telur untuk dibuahi oleh sperma sehingga dokter dapat memilih embrio yang paling berkualitas untuk dimasukkan kembali ke rahim sang ibu.

3. Pemantauan pertumbuhan folikel (cairan tempat pertumbuhan sel telur) melalui ultrasonografi untuk melihat kematangan sel telur yang akan diambil.

4. Mematangkan sel telur.

5. Pengambilan sel telur dari tubuh ibu.

6. Pengambilan sel sperma suami melalui mansturbasi. Pemilihan sel
sperma berkualitas yaitu sperma yang gesit dan berjalan lurus.

7. Pembuahan yang dibantu oleh dokter di laboratorium.

8. Pengembangan menjadi embrio. Embrio terbaik akan dimasukkan kembali
ke dalam rahim ibu.

9. Penguatan dinding rahim agar siap menerima kehadiran janin.

10. Embrio yang tersisa akan dibekukan dan disimpan, dan akan kembali dimasukkan ke dalam rahim ibu jika kehamilan gagal terjadi atau untuk kehamilan selanjutnya.

Perhatian!! Dengan mengklik tombol download berarti anda setuju dengan Syarat dan Ketentuan

Artikel Menarik Lainnya:

Waktu Paling Berbahaya Bagi Jantung!! Siapa sangka ternyata ada waktu-waktu tertentu yang sangat berisiko bagi jantung. Tepatnya, ketika tekanan darah meningkat drastis, sehingga seseorang...
Mengetahui Kepribadian Melalui Jari Kaki!! Mata mungkin jendela jiwa, tetapi jika sobat benar-benar ingin tahu bagaimana kepribadian seseorang, lihatlah jari kakinya. Praktek membaca jari kaki ...
10 Meja Paling Unik Di Dunia!! tara~~~~ huah! udah lama gak posting kangen juga nih sob heheheh~~~ maklum lagi sibuk akhir-akhir ini ^_^, nah sekarang gw mau kasih tau 10 meja palin...
Perbedaan Margarine, Mentega dan Butter!! Mentega berasal dari lemak hewan, sedangkan margarin dari lemak tumbuh tumbuhan. Butter (Portugis : manteiga, mentega) itu berasal dari cream (susu). ...

= Informasi Tambahan =

Mau Dapat Dolar Gratis Pakai Android??

Baca » Disini